Jumat, 17 April 2015

Ridwan Kamil Meliburkan Seluruh Aktivitas di Bandung Selama KAA

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berencana meliburkan seluruh aktivitas perkantoran dan sekolah di Bandung selama Konferensi Asia Afrika ke-60 pada 24 April 2015. Namun hal tersebut dikritik Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena hingga saat ini gubernur belum menerima surat resmi terkait dengan libur tersebut.

“Kami sudah rapat, dan itu sebenarnya perintah presiden. Kalau Pemprov mau ngambek, silakan ngambek ke presiden,” ujar Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil--saat ditemui wartawan di Hotel Horison, Bandung, Rabu, 15 April 2015.

Ridwan mengatakan, Pemkot Bandung akan mengantongi izin presiden untuk meliburkan aktivitas perkantoran dan sekolah di Bandung selama KAA berlangsung pada Jumat, 17 April 2015.

Presiden Joko Widodo memutuskan hal tersebut setelah menerima rekomendasi dari Mabes Polri. Sebab, pemerintah menilai lalu lintas di Bandung akan semrawut, dan merepotkan rombongan kepala negara yang datang. “Itu pasti menyusahkan pergerakan ke pusat kota,” kata Emil. Selain itu, hal ini dilakukan setelah Polri mempertimbangkan keamanan para kepala negara.

Jokowi, kata Ridwan, memperbolehkan Pemkot Bandung untuk meliburkan aktivitas perkantoran dan sekolah tanpa harus meminta izin pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sejak bulan lalu, Ridwan sudah mengumumkan bahwa perkantoran dan sekolah di Bandung diliburkan selama KAA berlangsung. Tak hanya itu, Ridwan pun mengimbau agar warga cukup merayakan KAA di level kelurahan saja.

Namun, pemerintah tak akan meliburkan pelayanan yang bersifat urgen. Misalnya, Ridwan mencontohkan, pelayanan rumah sakit, puskesmas, dan pemadam kebakaran. Sedangkan aktivitas perkantoran akan dilanjutkan kembali setelah pukul 18.00 pada 24 April 2015.

Sumber: (http://www.tempo.co/read/news/2015/04/16/058658173/Dikritik-Soal-Libur-KAA-Ridwan-Kamil-Silakan-Ngambek)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar