Jumat, 20 Maret 2015

IP Address


IP Address adalah bilangan biner yang secara unik mengidentifikasi komputer dan perangkat lain pada TCP / IP network.

Ip address dirancang untuk memungkinkan satu komputer (atau perangkat digital lainnya) untuk berkomunikasi dengan yang lain melalui Internet maupun intranet. Ip address memungkinkan miliaran perangkat digital terhubung Internet dan di bedakan satu sama lain. Dalam arti yang sama bahwa seseorang membutuhkan alamat Anda untuk mengirimkan surat, begitu juga komputer membutuhkan alamat IP untuk berkomunikasi dengan komputer yang lain.
Terdapat dua jenis Ip address yaitu ip address private yang digunakan pada jaringan area lokal (LAN) dan ip address publik yang digunakan di Internet.

IP address dianggap publik jika jumlah IP yang valid dan berada di luar salah satu alamat rentang IP disediakan untuk penggunaan pribadi oleh kelompok standar Internet. Alamat IP publik yang digunakan oleh server internet termasuk untuk situs web dan server DNS ), router jaringan atau komputer yang terhubung langsung ke Internet melalui modem .

Setiap IP publik ditugaskan untuk berbagi blok alamat. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) mengatur kepemilikan ini rentang IP dan memberikan masing-masing blok organisasi seperti Internet Service Provider (ISP) yang pada gilirannya mengalokasikan addreses IP individu kepada pelanggan.

Menggunakan alamat IP pribadi pada komputer atau bisnis dapat meningkatkan keamanan jaringan dan menghemat ruang pengalamatan publik. Sebuah alamat IP dianggap pribadi jika nomor IP termasuk dalam salah satu dari alamat rentang IP disediakan untuk penggunaan pribadi oleh kelompok standar Internet. Ini kisaran alamat IP pribadi ada:

Kelas A : 10.0.0.0 – 10.255.255.255
Kelas B : 172.16.0.0 – 172.31.255.255
Kelas C : 192.168.0.0 – 192.168.255.255

(Sumber:http://pacarita.com/pengertian-dan-fungsi-ip-address-pada-jaringan-komputer-dan-internet.html)
Berikut ini adalah pengertian dan jenis-jenis protokol.

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.

1. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Standar komunikasi data yang digunakan dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah :

a. Protokol lapisan aplikasi
b. Protokol lapisan antar-host
c. Protokol lapisan internetwork
d. Protokol lapisan antarmuka jaringan

2. UDP ( User Datagram Protokol)

Salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.

3. Domain Name System (DNS)

Distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS memiliki keunggulan seperti:

a. Mudah, DNS sangat mudah karena uProtokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.

1. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah :

a. Protokol lapisan aplikasi
b. Protokol lapisan antar-host
c. Protokol lapisan internetwork
d. Protokol lapisan antarmuka jaringan

2. UDP ( User Datagram Protokol)

UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.

3. Domain Name System (DNS)

Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS memiliki keunggulan seperti:

a. Mudah, DNS sangat mudah karena         user tidak lagi direpotkan untuk               mengingat IP address sebuah                     komputer cukup host name.
b. Konsisten, IP address sebuah                      komputer bisa berubah tapi host              name tidak berubah.
c. Simple, user hanya menggunakan           satu nama domain untuk mencari           baik di Internet maupun di Intranet.

4. Point-to-Point Protocol

Sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN).

5. Serial Line Internet Protocol

Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi.

6. Internet Control Message Protocol (ICMP)

Digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.

7. POP3 (Post Office Protocol)

Digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.

8. IMAP (Internet Message Access Protocol)

Protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.

9. HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

Digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.

10. HTTPS

Versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh

11. SSH (Sucure Shell)

Protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file dan lain-lain.

12. Telnet (Telecommunication network)

Protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969

13. FTP ( File Transfer Protocol )

Protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
Tujuan FTP server adalah sebagai beikut :

a. Untuk men-sharing data.
b. Untuk menyediakan indirect atau           implicit remote computer.
c. Untuk menyediakan tempat                       penyimpanan bagi User.
d. Untuk menyediakan tranper data           yang reliable dan efisien.

14. LDAP

Protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet.

15. Secure Sockets Layer (SSL)

Sistem yang digunakan untuk mengenkripsi pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman dab tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).

(Sumber:https://emil2104.wordpress.com/2011/08/02/jenis-jenis-protocol-dan-fungsinya-pada-jaringan-komputer/)
Disini saya akan memberikan penjelasan mengenai jaringan komputer. Jaringan komputer adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer melalui suatu media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lainnya.

Jenis-Jenis Jaringan Komputer:

1. Personal Area Network (PAN)
Jenis jaringan yang digunakan untuk komunikasi antar komputer perangkat dekat dari satu orang. Jangkauan PAN biasanya hanya beberapa meter.

2. Local Area Network (LAN)
LAN ini merupakan jaringan internal di dalam sebuah gedung. Biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam suatu organisasi, untuk pemakaian bersama daripada sumberdaya serta dapat saling bertukar infromasi.

3. Metropolitan Area Network (MAN) - Merupakan jaringan dengan cakupan area lebih luas dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. Jika dibadingkan dengan LAN, MAN dapat mencakup perusahaan yang letaknya berdekatan atau bahkan sebuah kota.

4. Wide Area Network (WAN) - WAN memiliki jangkauan geografis yang lebih luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

Adapula penjelasan mengenai:

1. Router
Merupakan sebuah perangkat jaringan yang tugasnya menyampaikan paket data melewati jaringan internet hingga sampai ketujuannya. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, serta router ini berperan penting sebagai penghubung atau penerus paket data antara dua segmen jaringan/lebih.

Router Berfungsi:
Sebagai alat penghubung antar dua atau lebih jaringan komputer untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lain. Perbedaan Router dengan Switch adalah switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu jaringan LAN.



2.Switch
Perangkat jaringan komputer yang bekerja sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan komputer. Switch mengenal MAC Adressing sehingga dia bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan/dilanjutkan ke mana.

Switch Berfungsi:
Dapat dipakai sebagai repeater/ alat penguat sinyal, berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.

Dalam switch biasanya terdapat routing. Routing berfungsi untuk batu loncat sebagai melakukan koneksi dengan komputer lain dalam jaringan LAN (Local Area Network).



3. HUB
Hub adalah sebuah perangkat jaringan yang bekerja tak sebagai penyambung ataupun concentrator, serta menguatkan sinyal di kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP). Hub tak mengenal MAC Addressing atau Physical Addressing shingga tidak bisa memilah data yang harus ditransmisikan shingga collision tak bisa dihindari dari penggunaan Hub tersebut.

Hub Berfungsi:
Memfasilitasikan penambahan penghilangan ataupun penambahan workstation, menambah jarak network (bisa berfungsi sebagai repeater) dan menyediakan/memfasilitasi fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda.